HTC sedang getol untuk meraih pasar baru di tengah persaingan
smartphone dunia. Sebagai bukti, perusahaan asal Taiwan ini kembali
mengeluarkan ponsel bernama HTC One Max. Dari namanya, bisa kita lihat
bahwa ponsel ini adalah “adik besar” dari HTC One, ponsel premium yang
sempat menyandang status ponsel terbaik.
Namun, apa yang membuat produk ini berbeda dengan pendahulunya?
Apakah HTC One Max bakal memberikan pengalaman yang sama dengan HTC One?
Simak saja review yang telah tim Imani Fuedsi susun ini.
Design
Dari sisi desain, HTC One Max masih memiliki bentuk yang serupa
dengan HTC One. Tidak ada perubahan bentuk sama sekali, kecuali
ukurannya yang makin membesar. HTC One Max mengusung ukuran 164,5 x 82,5
x 10,3 mm, jauh lebih besar dibandingkan HTC One yang hanya 137,4 x
68,2 x 9,3 mm.
HTC One Max juga tetap menggunakan bahan aluminum untuk membalut
seluruh badan dan tidak mengurangi kesan sebagai ponsel premium. Namun
ketiadaan perubahan membuat ponsel ini terlihat “biasa” saja. Wajar
saja, karena bentuknya yang begitu mirip dengan pendahulunya membuat
kita merasa bosan.
Display
Dengan bodi yang sangat besar, HTC menanamkan sebuah layar yang juga
sangat luas, berukuran 5,9 inchi, sehingga layak untuk disebut sebagai
sebuah phablet. Resolusi yang digunakan adalah 1920 x 1080p dengan
kepadatan 373ppi. Namun sayangnya, layar ini masih kurang “sip” bila
(lagi-lagi) dibandingkan dengan pendahulunya.
Pasalnya tim Imani Fuedsi masih melihat belum ada perbedaan dibandingkan HTC One. Bahkan ketika memainkan Real Racing,
terlihat bahwa kualitas gambar dari HTC One Max masih kurang memuaskan,
meski layar ini menampilkan gambar yang cukup tajam berkat kehadiran
kartu grafis Adreno 320.
Di luar kualitas gambar, layar HTC One Max secara umum bisa disebut
“cukup”. Dalam hal sensitifitas, HTC One Max tidak memiliki keluhan sama
sekali.
Performance
Dalam hal performa, HTC One Max mampu beraksi layaknya ponsel-ponsel
cerdas di kelas premium. Pasalnya, prosesor quad-core Qualcomm
Snapdragon 600 1.7GHz, dengan didukung oleh RAM sebesar 2GB, telah
ditanamkan di balik bodi aluminumnya.
Tidak ada keluhan sama sekali kala tim Imani Fuedsi
menggunakan HTC One Max untuk memainkan video game (kecuali kualitas
tampilan layar). Semua animasi berjalan lancar tanpa ada gerakan
patah-patah. Sayangnya bila ponsel sudah terlalu panas akibat terlalu
lama digunakan, maka performa HTC One Max bakal sedikit terganggu.
Software
Ponsel ini beroperasi dengan sistem Android 4.3 Jelly Bean dan
memiliki beragam fitur yang mampu mendukung kinerja Jerukers secara
umum. Selain itu, HTC One Max juga dilengkapi beragam sensor, seperti accelerometer, gyro, proximity, dan juga compass.
Namun pertanyaaannya adalah: apakah fitur-fitur ini bakal
dimanfaatkan oleh si pengguna HTC One Max? Tentu saja jawabannya bakal
beragam. Sejauh ini, tim Imani Fuedsi belum benar-benar menemukan fungsi sejati dari fitur-fitur yang tertanam di ponsel ini.
Camera
Sejatinya HTC One Max hanya dilengkapi oleh kamera berukuran 4 MP
dengan resolusi 2688 x 1520p. Namun keberadaan fitur-fitur pendukung,
turut meningkatkan kualitas pengambilan gambar ponsel ini, seperti fitur
smile detector, geo-tagging, dan HD Video.
Di samping itu, HTC One Max juga telah menggunakan fitur Ultrapixel,
seperti yang ada di HTC One. Dengan fitur ini, Jerukers bisa mendapatkan
hasil gambar yang jauh lebih baik, dibandingkan kebanyakan ponsel yang
beredar saat ini di pasaran.
Untuk kamera depan, HTC menanamkan kamera 2,1 MP. Ketika diuji oleh tim Imani Fuedsi, kamera ini mampu memberikan kualitas yang cukup baik. Bagi mereka yang doyan selfie, HTC One Max tentu saja bisa diandalkan.
Battery
HTC One Max sepertinya menjadi satu-satunya ponsel yang tahan lama, selama tim JerukNipis melakukan review. Sejak dilepas dari charger, ponsel asal Taiwan ini mampu bertahan selama hampir 5 hari dalam keadaan stand-by. Ketika digunakan untuk bermain game, HTC One Max juga mampu bertahan hingga hampir 45 menit.
HTC tetap menganut sistem yang banyak digunakan oleh pembuat ponsel premium lainnya (kecuali Samsung), yaitu non-removable battery.
Artinya, Jerukers tidak akan bisa mengganti baterai 3.300mAh HTC One
Max. Bagian belakang ponsel ini bisa dibuka hanya untuk memasukkan kartu
SIM dan juga microSD (hingga 64 GB).
Conclusion
Desain HTC One Max menjadi satu-satunya nilai minus. Selain itu dari
kualitas layar, HTC One Max seharusnya masih bisa tampil lebih baik
lagi. Namun soal performa, ponsel ini masih terbilang sangar, terutama
dalam hal kapasitas baterai yang tahan lama.
Top Notch
-OS Android 4.3 Jelly Bean Sense 5.5 UI
-Layar 5,9 inci (1080 x 1920), 373 ppi, multitouch
-Fingerscan
-Kamera belakang 4 MP (Ultrapixel) dengan LED flash, kamera depan 2,1 MP
-Prosesor Qualcomm Snapdragon 600 quad-core 1,6 MHz Krait 300
-GPU Adreno 320
-2 GB RAM
-Baterai 3.300 mAh





0 komentar:
Post a Comment