Berikut ini ada beberapa trik untuk mempercepat kinerja Windows XP SP3 yang orang bilang sedikit tambun, berikut triknya :
1. Matikan System restore
System restore bisa bermanfaat jika komputer bermasalah, akan tetapi semua restore point yg disimpan bisa memakan ruangan yg cukup besar di harddisk. System restore membebani karena selalu memonitor sistem, dengan mendisable system restore maka sebagian resource bisa dialokasikan untuk hal yg lain.
Ikuti langkah langkah di bawah:
1. Buka Control Panel
2. Klik Performance and Maintenance
3. Klik System
4. Klik System Restore tab
5. Klik ‘Turn off System Restore on All Drives’
6. Klik ‘Ok’
2. Defrag Pagefile
Salah satu cara terbaik untuk melakukan ini adalah untuk menciptakan sebuah partisi yang terpisah pada hard drive hanya untuk file halaman, sehingga tidak bisa dipengaruhi oleh penggunaan disk normal. Cara lain untuk menjaga pagefile defragmented adalah dengan menjalankan PageDefrag. Aplikasi ini sedikit dingin dapat digunakan untuk defrag pagefile dan juga dapat diatur untuk defrag pada setiap pagefile di PC
1. Download Ultimate Defrag (bisa di search di google)
2. Running Defragment sampai selasai 100%
3. Reboot Komputer
3. Mempercepat akses Folder
Jika anda memiliki banyak folder dan subdirectories, maka akses ke Direktory2 Windows XP terasa sangat berat. Dengan mengupdate time stamp di registry, yaitu last access update untuk semua sub directory. Proceed with caution. Ikuti langkah berikut :
1. Start>Run>regedit
2. HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Contr ol\FileSystem
3. Klik kanan di bagian yg kan (cari area yg kosong), lalu pilih ‘DWORD Value’
4. Bikin DWORD Value dengan nama ‘NtfsDisableLastAccessUpdate’
5. Klik kanan pada value baru terus pilih ‘Modify’
6. Ubah data menjadi ’1
7. Klik ‘OK’
4. Menonaktifkan Microsoft System Sounds
Secara default MS sound systems membuat komputer berbunyi/bersuara ketika booting awal, shutdown, error, dll. Skenario suara windows jelas-jelas membuat komputer lebih lambat (terutama dalam waktu shutdown dan booting awal), untuk me-non-aktifkan silahkan ikuti langkah berikut:
1. Buka Control Panel
2. Klik Sounds and Audio Devices
3. Klik tab Sounds
4. Pilih “No Sounds” dari Sound Scheme
5. Klik “No”
7. Klik “Apply”
8. Klik “OK”
5. Mempercepat waktu Boot
Fitur yg lumayan asik dari Windows XP adalah kemampuan untuk mendefrag ketika ada dalam proses booting. Boot Defrag pada prinsipnya adalah menata file-file yg relevan dengan booting secara berurutan. Secara default fitur ini telah diaktifkan pada beberapa Build Windows, tapi beberapa build windows tidak, ada baiknya kalo kita cross check terhadap fitur yg satu ini.
1. Start Menu>Run
2. Regedit
3. HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Dfrg\BootOpt imizeFunction
4. Cari Enable dibagian kanan regedit
5. Klik Modify
6. Pilih Y to enable
7. Reboot
Tambahan: Bootvis juga bisa dicoba, untuk memangkas waktu boot dengan manuver yg manis.
1. Matikan System restore
System restore bisa bermanfaat jika komputer bermasalah, akan tetapi semua restore point yg disimpan bisa memakan ruangan yg cukup besar di harddisk. System restore membebani karena selalu memonitor sistem, dengan mendisable system restore maka sebagian resource bisa dialokasikan untuk hal yg lain.
Ikuti langkah langkah di bawah:
1. Buka Control Panel
2. Klik Performance and Maintenance
3. Klik System
4. Klik System Restore tab
5. Klik ‘Turn off System Restore on All Drives’
6. Klik ‘Ok’
2. Defrag Pagefile
Salah satu cara terbaik untuk melakukan ini adalah untuk menciptakan sebuah partisi yang terpisah pada hard drive hanya untuk file halaman, sehingga tidak bisa dipengaruhi oleh penggunaan disk normal. Cara lain untuk menjaga pagefile defragmented adalah dengan menjalankan PageDefrag. Aplikasi ini sedikit dingin dapat digunakan untuk defrag pagefile dan juga dapat diatur untuk defrag pada setiap pagefile di PC
1. Download Ultimate Defrag (bisa di search di google)
2. Running Defragment sampai selasai 100%
3. Reboot Komputer
3. Mempercepat akses Folder
Jika anda memiliki banyak folder dan subdirectories, maka akses ke Direktory2 Windows XP terasa sangat berat. Dengan mengupdate time stamp di registry, yaitu last access update untuk semua sub directory. Proceed with caution. Ikuti langkah berikut :
1. Start>Run>regedit
2. HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Contr ol\FileSystem
3. Klik kanan di bagian yg kan (cari area yg kosong), lalu pilih ‘DWORD Value’
4. Bikin DWORD Value dengan nama ‘NtfsDisableLastAccessUpdate’
5. Klik kanan pada value baru terus pilih ‘Modify’
6. Ubah data menjadi ’1
7. Klik ‘OK’
4. Menonaktifkan Microsoft System Sounds
Secara default MS sound systems membuat komputer berbunyi/bersuara ketika booting awal, shutdown, error, dll. Skenario suara windows jelas-jelas membuat komputer lebih lambat (terutama dalam waktu shutdown dan booting awal), untuk me-non-aktifkan silahkan ikuti langkah berikut:
1. Buka Control Panel
2. Klik Sounds and Audio Devices
3. Klik tab Sounds
4. Pilih “No Sounds” dari Sound Scheme
5. Klik “No”
7. Klik “Apply”
8. Klik “OK”
5. Mempercepat waktu Boot
Fitur yg lumayan asik dari Windows XP adalah kemampuan untuk mendefrag ketika ada dalam proses booting. Boot Defrag pada prinsipnya adalah menata file-file yg relevan dengan booting secara berurutan. Secara default fitur ini telah diaktifkan pada beberapa Build Windows, tapi beberapa build windows tidak, ada baiknya kalo kita cross check terhadap fitur yg satu ini.
1. Start Menu>Run
2. Regedit
3. HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Dfrg\BootOpt imizeFunction
4. Cari Enable dibagian kanan regedit
5. Klik Modify
6. Pilih Y to enable
7. Reboot
Tambahan: Bootvis juga bisa dicoba, untuk memangkas waktu boot dengan manuver yg manis.


